Skip to main content

PENUMPANG RESAHKAN KENAIKAN SEWA PENYEBRANGAN RASAU JAYA MENUJU TELUK BATANG

Umar Razi Mahasiswa FKIP UNTAN Sekaligus Konsumen Jasa Penyebrangan Pt. Hutan Jaya Express Km. Ulfa. (30/08/2017). Ariyanto

Para penumpang resahkan harga sewa jasa penyebrangan Rasau Jaya menuju Teluk Batang, Kubu Raya, (30/08/2017).

Dengan keputusan Panitia Penyelenggara Jasa Penyebrangan yang di naungi oleh Pt. Hutan Jaya Express Km Ulfa, membuat para penumpang menjadi resah yang harga karcis perorangnya hanya Rp. 75.000 menjadi Rp. 85.000, sedangkan penumpang yang menggunakan sepeda motor yang awalnya di pungut biaya sebesar Rp. 150.000 menjadi Rp. 170.000.

Hal ini membuat para penumpang menjadi terbebani di karnakan harga karcis yang naik sebesar Rp. 10.000, sedangkan penumpang penyebrangan ini sebagian besar mayoritas adalah mahasiswa.

“kami selaku konsumen merasa keberatan dengan keputusan ini di karnakan harga normal biasanya jauh lebih terjangkau, yang seharusnya kami membayar karcis dengan harga yang sebelumnya hanya Rp. 150.000, menjadi Rp. 170.000, dan juga saya melihat sebagian besar para penumpangnya adalah mahasiswa” ungkap Umar selaku konsumen jasa penyebrangan.

Dengan ini para konsumen termasuk mahasiswa merasa keberatan dengan keputusan ini dan juga para penumpang berharap keputusan ini dapat di tinjau kembali oleh Direktur Utama Pt. Hutan Jaya Express Km Ulfa.

“kami selaku mahasiswa dan selaku konsumen berharap Direktur Utama Pt. Hutan Jaya Express Km Ulfa meninjau kembali keputusan ini di karnakan dengan naiknya harga karcis penyembrangan akan membuat para penumpang menjadi terbebani khususnya mahasiswa dengan harga karcis yang jauh dari harga normal” pungkas Umar.

PENULIS : ARIYANTO


Comments

Popular posts from this blog

HARI PAHLAWAN INDONESIA (10 NOVEMBER 2017)

10 November merupakan tanggal yang bersejarah bagi bangsa Indonesia, hal ini di karnakan 10 November bertepatan dengan diperingatinya Hari Pahlawan Nasional Indonesia yang bermula pada peristiwa pertempuran hebat yang terjadi di kota Surabaya, Jawa Timur antara pasukan tentara Indonesia dan pasukan asing. Perang ini merupakan perang pertama kali bagi pasukan tentara Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap klonialisme. Yang melatar belakangi pertempuran ini bermula pada insiden tanggal 19 September 1945 di Hotel Yamato di Surabaya. Dimana ketika itu orang – orang Belanda di bawah pimpinan Mr. Ploegman  mengibarkan Bendera Merah Putih Biru yaitu Bendera Belanda di atas Hotel Yamato di Surabaya. Hal ini, membuat para pemuda dan tentara Indonesia menjadi marah karna menganggap Belanda telah menghina ked...